A.
Konsep Komunikasi di Dunia Maya
Terdapat beragam pengertian tentang komunikasi yang
dikemukakan oleh para ahli komunikasi.Namun,dari sekian pengertian yang ada
bisa diambil saripati hakikat dari komunikasi itu sendiri.Komunikasi adalah
proses penyampaian pesan dari pemberi pesan (komunikator) kepada penerima pesan
(komunikan) sehingga terjadi kesamaan pengertian atas pesan.Dari pengertian ini
bisa kita pahami bahwa pertama,dalam
proses komunikasi selalu melibatkan dua pihak atau lebih,pemberi pesan dan
penerima pesan.Kedua,adanya pesan yang
disampaikan,pesan yang disampaikan,pesan itu sendiri bisa dalam beragam
bentuk:kata,gambar,teks,simbol,dan sebagainya.
Dalam komunikasi di dunia maya media yang digunakan adalah
komputer,baik hardware maupun software.Dunia maya atau dunia virtual itu sendiri,yang
terjadi karena adanya teknologi internet (international
networking/interconnected network).Dengan demikian,yang dimaksud dengan
komunikasi di dunia maya adalah komunikasi yang dilakukann tidak dalam bentuk
tatap muka langsung,akan tetapi interaksi mengirim dan menerima pesan atau
informasi melalui pemanfaatan wahana jaringan internet.
B. Manfaat Komunikasi Virtual
Sesuai dengan karakteristik dari dunia virtual sendiri,ada
sejumlah manfaat atau keuntungan berkomunikasi yang dilakukan secara virtual,diantaranya
yaitu:
1.Cepat,komunikasi
atau pertukaran informasi bisa dilakukan engan cepat. Meskipun komunikasi
dlakukan dalam kondisi jarak yang jauh,tidak perlu menunggu waktu yang lama.
2.Mudah,apabila
sudah menguasai teknis operasional komputer dan fasilitas pendukung yang
dibutuhkan,proses komunikasi bisa
dilakukan dengan mudah.
3.Komunikasi
virtual bisa dilakukan secara real time juga un real time.Secara real time
maksudnya komunikasi dilakukan secara langsung,komunikator dan komunikan berinteraksi
pada waktu yang sama,tanpa penundaan waktu untuk memberi respons atas pesan
yang diterima(synchronus system).Sedangkan un real time yaitu kebalikan dari
yang real time,ada penundaan waktu respons atas pesan-pesan yang
disampaikannoleh para pihak yang berkomunikasi(ansychronus system).
4.Bisa
individual atau grup.Komunikasi virtual bisa dilakukan baik secara one to
one,(satu orang dengan satu orang),maupun secara kelompok (group).
5.Jumlah
dan jenis pesan bisa besar dan beragam.Keuntungan atau kelebihan lainnya dari
komunikasi virtual ini adalah jumlah pesan atau informasi yang disampaikan bisa
banyak dan dalam berbagai bentuk pesan:teks,suara,dan gambar.Atau bahkan
gabungan dari ketiga jenis pesan tersebut.
C.Jenis-jenis Komunikasi
Ada empat jenis komunikasi di dunia maya yang bisa
dilakukan,yaitu komunikasi menggunakan atau memanfaatkan fasilitas E-mail,Milis,Chatting,dan Facebook.
1.E-mail
E-mail
merupakan kependekan dari electronic mail,dalam bahasa indonesia artinya surat
elektronik.Kata e-mai itu sendiri merujuk pada dua hal,pertama,e-mail merupakan
suatu jenis program aplikasi atau fasilitas berbasis internet yang dirancang
untuk mengirim dan menerima surat secara elektronik.Ada beberapa aplikasi
e-mail antara lain Yahoo Mail,Gmail,Hotmail AOL,Sina,126,163,Daum dan
sebagainya.Program ini digunakan untuk membaca,mengirim,dan menyimpan e-mail.
Kedua
e-mail yaitu surat elektronik.Surat elektronik adalh surat yang dibuat,dikirim
dan diterima tidak dalam bentuk fisik berupa kertas akan tetapi dalam bentuk
data elektroniks yang dibuat,dikirim dan atau diterima dalam bentukdata yang
diolah dan dikirim menggunakan program aplikasi e-mail dengan memanfaatkan
peralatan elektronik komputer dan jaringan internet.
2.Milis
Milis
atau mailing list adalah layanan di dalam internet yang digunakan untuk
berdiskusi melalui e-mail.Salah satu penyedia mailin g list(server) yang paling
terkenal adalah Yahoo.Untuk bisa melakukan diskusi di mailing list,kita harus
terdaftar terlebih dahulu di penyedia mailing list,misalnya di Yahoo
Groups.Apabila sudah banyak pendaftar atau banyak yang ikut bergabung dengan
kelompok baru kita,disini kita harus bisa mengelola keberadaan para milis.Di
antaranya pengelolaan status anggota misalnya sebagai anggota(member),moderator
atau sebagai owner.Termasuk menghapus dari keanggotaan milis.
3.Chatting
Chatting
merupakan kata benda dari kata kerja chat (inggris) artinya ngobol.Chatting
dalam dunia internet artinya program yang tersedia yang digunakan untuk ngobrol
atau berinteraksi via internet.Ada beberapa jenis komunikasi yang bisa
dilakukan dengan program ini,yaitu komunikasi lewat tulisan,komunikasi dengan
suara,komunikasi dengan gambar,bisa mengirim file,juga bisa mengirim pesan
singkat(sms).Chatting bisa dilakukan berdua saja atau rame-rame dengan banyak
orang.Untuk ngobrol dengan banyak orang bisa menggunakan fasilitas chatt room.
Chatting bisa dilakukan karena adanya perangkat lunak atau software.Terdapat sejumlah perangkat lunak yang dewasa ini bisa digunakan di antaranya yaitu:Mirc,Msn messenger,Icq,GotoWorld,Yahoo messenger,dan yang lainnya.Perangkat yng paling banyak igunakan adalah Yahoo messenger,karena fasilitasnya yang cukup lengkap dan menarik yaitu:chat lewat suara(voice chat),Chat sambil tatap muka lewat kamera(webcam),melakukan oanggilan dari kompputer ke komputer (PC to Pc all),melakukan panggilan dari komputer ke telepon (PC to phone call),melakukan panggilan dari telepon ke komputer(phone to PC call),ruang-ruang chat (chat rooms),mendengarkan radio online(launch cast radio),mengirim file(file transfer),bermain game dengan lawan chat (Yahoo! Games),ngobrol dengan beberapa orang sekaligus (conference) dan sebagainya.
Chatting bisa dilakukan karena adanya perangkat lunak atau software.Terdapat sejumlah perangkat lunak yang dewasa ini bisa digunakan di antaranya yaitu:Mirc,Msn messenger,Icq,GotoWorld,Yahoo messenger,dan yang lainnya.Perangkat yng paling banyak igunakan adalah Yahoo messenger,karena fasilitasnya yang cukup lengkap dan menarik yaitu:chat lewat suara(voice chat),Chat sambil tatap muka lewat kamera(webcam),melakukan oanggilan dari kompputer ke komputer (PC to Pc all),melakukan panggilan dari komputer ke telepon (PC to phone call),melakukan panggilan dari telepon ke komputer(phone to PC call),ruang-ruang chat (chat rooms),mendengarkan radio online(launch cast radio),mengirim file(file transfer),bermain game dengan lawan chat (Yahoo! Games),ngobrol dengan beberapa orang sekaligus (conference) dan sebagainya.
4.Facebook
Facebook
merupakan salah stu program aplikasi dunia maya jaringan sosial berbasis
internet,disamping program lainnya.Pencetus dan pengembang program aplikasi ini
adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa Universitas Hanvard.Tjuan awal dari
dikembangkannya facebook ini yaitu sebagai media untuk saling mengenal antar
mahasiswa Harvard,saling mengenal jati diri sekampusnya dengan tanmpa harus
bertatap muka langsung.
Merujuk pada penjelasan team Cyber (2009) dalam 30 menit Membongkar Rahasia Facebook ,terdapat sejumlah kelebihan yang dimiliki facebook dibanding dengan program jejaring sosial lainnya,yaitu:
Merujuk pada penjelasan team Cyber (2009) dalam 30 menit Membongkar Rahasia Facebook ,terdapat sejumlah kelebihan yang dimiliki facebook dibanding dengan program jejaring sosial lainnya,yaitu:
a.Umumnya
data profile di facebook real,karena sebagai personal press release dan
meningkatkan jaringan pertemanan.
b.Updating
data di facebook dapat dilakukan dengan mudah,bisa melalui personal
computer(PC),laptop,smartphone yang terhubung ke internet dan handphone.
c.Tag
atau penamaan yang saling terhuung untuk foto-foto,sehingga bisa menjadi media
awal untuk saling berkomunikasi dengan teman-teman lama.
d.Pengorganisasian
kegiatan untuk updating facebook lebih mudah karena ada pemberitahuan
(notifikasi) tentang banyak hal sehinnga mudah untuk mengetahui tambahan reaksi
teman-temandi facebook seja log in yang terakhir.Notifikasi itu misalnya ada
teman yang menyetujui menjadi teman (accept friend),teman yang menulis pesan
(wrote a wall) dan sebagainya.
e.Notifiksi
atau alert (pemberitahuan sesaat) dapat juga dilihat di alamat e-mail yang
terdaftar.
f.Dengan facebook dimungkinkan juga untuk chatting satu orang dengan satu orang (one to one),meskipun belum ada feature untuk chatting secra bersama.
f.Dengan facebook dimungkinkan juga untuk chatting satu orang dengan satu orang (one to one),meskipun belum ada feature untuk chatting secra bersama.
g.Bisa
membuat group sesuai dengan keinginan,sehingga memudahkan untuk mengelompokkan
rekan sesuia dengan klasifikasi tertentu.Misalnya menurut
hobi,sekolah,pekerjaan,dan sebagainya.Pengelompokan ini sangat bermanfaat untuk
mengarahkan tema pembicaraan,sehingga komunikasi bisa lebih terarah.
h.Terdapat
fasilitas wall to wall atau penulisan pada dinding,yaitu menuliskan pesan publik k e teman facebook
yang memungkinkan untuk memberikan nilai positif atas teman tersebut.
i.Dapat
mengirim pesan secara terbatas.Dalam facebook ada tiga kategori pengiriman
pesan yaitu kirim ke satu orang,kirim ke semua anggota grup,kirim khusus untuk
admin,dan kirim ke kelompok rekan-rekan (conference).
j.Dapat
mengatur pertemuan melalui penggunaan fasilitas membuat acara (create event) dan
sekaligus juga dapat mengundang teman-teman yang dikehendaki.Dalam feature ini
bisa memberikan gambaran yang cukup menyeluruh tentang acara yang akan
diselenggarakan,misalnya deskripsi acara,foto,dan video.Selain daripada
itu,siapa saja teman yang bisa hadir,mungkin hadir,atau masih dalam konfirmasi
juga bisa dilihat.
k.Dapat
mencari atau mengundang teman hanya dengan tahu emailnya,namanya,sekolahnya atau
informasi penting lainnya.
l.Memungkinkan
mencari teman lama melalui fasilitas menu People You May Know.Teman lama bisa
dicari dari jaringan yang sudah menjadi teman facebook,biasanya lengkap denga
foto,teman yang bersesuaian (mutual friend) atau dengan mengirim pesn
pribadiuntuk penegasan.
m.Memungkinkan kita untuk melihat acara yang akan kita hadiri dan teman facebook yang akan ulang tahun,pada menu Events and Bithdays.
m.Memungkinkan kita untuk melihat acara yang akan kita hadiri dan teman facebook yang akan ulang tahun,pada menu Events and Bithdays.
n.Mengundang
teman bisa dilakukan dengan lebih mudah,cukup dengan memasukkan alamat email
dan passwordnya.
o.Bisa
membuka ruang kesempatan berkomunikasi lebih lanjut atau luas untuk pengembangan
dan memperkuat proses jejaring sosial melalui application.Diantaranya untuk
kampanye kegiatan sosial,periklanan,pencarian dana,game,dan sebagainya.
p.Memungkinkan
memberikan informasi yang luas untuk press release pribadi,terutama memberikan
demokratisasi hubungan antar manusia.Hal ini mungkin dilakukan karena dalam
facebook terdapat menu profile sub menu info
q.Terdapat
update semacam micro blogging,merupakan press release pribadi atas semua
kegiatan kita secara live.Apabila kita meng-update infor,asi yang berkaitan
dengan diri kita,termasuk tentang suasana hati kita,hal ini bisa memberikan
rasa kedekatan diantara teman-teman kita yang membacanya.Bisa saling memberikan
masukan atau saling menguatkan.
r.Menu
lainnya yang selalu berkembang sehingga memungkinkan adanya ruang yang cukup
luas untuk berekreasindan berinovasi dalam membuat press release pribadi yang
bisa digunakan atau berfungsi sebagai pemasaran diri.
D.Model Penggunaan TIK dalam
Pendidikan
Pendidikan mempunyai dimensi yang luas,dalam tulisan ini
pendidikan merujuk pada dimensi program dan strategi pembelajaran dalam rangka
mengembangkan kemampuan pembelajar (siswa).
Terdapat beragam pandangan mengenai model pemanfaatan ICT
(internet) dalam pendidikan,diantaranya yaitu sebagai berikut:
Abdulhak (2005) mengklasifiksikan pemanfaatan ICT kedalam 3
jenis,yaitu:
a. ICT sebagai media (alat bantu)
pendidikan
b. ICT sebagai sumber;
c. ICT sebagai sistem pembelajaran.
Dari ketiga jenis pemanfaatan itu bisa dipilih sesuai
kebutuhan.Tidak ada suatu keharusan tertentu model pemanfaatan mana yang harus
diikuti.
Kemudian,Bonk et al.dalam artikelnya yang
berjudul A Ten-Level web Integration Continuum for Higher Education (Bonk et
al.;Abbey,2000:58) menguraikan integrasi web ke dalam pendidikan lebih rinci
yaitu dalam sepuluh model,di mana kesepuluh model itu merupakan kontinum.
Analisis Bonk et.al.tampak di bawah ini:
Analisis Bonk et.al.tampak di bawah ini:
|
Dari deskripsi tentang penggunaan Web dalam pendidikan di
atas,bisa kita lihat begiu luasnya alternatif penggunaan Web/ICT dalam
pendidikan.Pemakaian model penggunaan web mana yang akan diadopsi ini
tergantung dari karakteristik kemampuan lembaga/penyelenggara pendidikan yang
bersangkutan.Termasuk di dalamnya faktor kemampuan guru.
E. Kemampuan yang Dituntut bagi
Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis TIK
Semakin meluasnya kemungkinan penggunaan internet dalam
pendidikan dan pelatihan menuntut pengelola pendidikan untuk mamp
mengintegrasikan teknologi web ke dalam lingkungan belajar mulai dari fase
desain,pengembangan,penerapan,dan pemeliharaan.Setidaknya,ada tiga pihak yang
dituntut kemampuannya agar WBT bisa terlaksana yaitu pihak
lembaga,pengelola,dan guru/dosen.
1.Tuntutan kelembagaan.
Menurut uraian Ellis,et al.(1999),secara
kelembagaan,perusahaan yang berhasil menyelenggarakan WBT karena adanya kerja
sama antar departemen yang ada di perusahaan tersebut.Pihak-pihak/departemen
yang terkait dalam manajemen WBT di antaranya adalah:
1.Departemen Teknologi Informasi
1.Departemen Teknologi Informasi
2.Departemen
Sistem Informasi dan Manajemen Sistem Informasi
3.Departemen
Pengembangan Produk
4.Departemen
Sumber Daya Manusia
5.Departemen
Pemasaran dan Komunikasi
6.Departemen
Perekayasaan
7.Departemen
Pendidikan,Pelatihan,dan Pengembangan Staf
8.Departemen
lainnya yang memeerlukan/terkait
Dari uraian di atas,kita bisa mengambil suatu esensi bahwa
jika suatu lembaga pendidikan,sekolah,ingin sukses menyelenggarakan pendidikan
berbasis web maka harus ada kebijakan yang memihak,kerja sama,dan komitmen
antarunit kerja yang mungkin akan terlibat.
2.
Tuntutan kemampuan pengelola
Sedangkan tuntutan atau persyaratan yang harus dipenuhi oleh
seorang pengelola program WBT untuk mendorong sukses pengelolaan WBT yaitu
Alur kegiatan dari pengelolaan pendidikan dan pelatihan yang berbasis web meliputi langkah-langkah sebagai berikut:
a.Identifikasi dan Analisis Kebuuhan akan WBT.
Idebtifikasi akibat potensial yang mungkin muncul dari
penerapan WBT.
1.Tentukan sisi baiknya
2.Tentukan kekurangannya
b.Merancang desain WBT (secara tim):
1.Menentukan fokus/isi yang sesuai.
2.Mengidentifikasi hambatan anggaran.
3.Mengidentifikasi isu-isu keberadaan hardware dan software.
4.Merancang desain dan petunjuk penggunanya.
5.Mengidentifikasi karakteristik dan keuntungan/kebaikan
yang diinginkan.
c.Mengembangkan website atau sistem pelatihan komersial yang
customize:
1.Mengembangkan isi
1.Mengembangkan isi
2.Membuat desain visual
3.Melakukan uji coba
d.Implementasi pogram WBT:
Memasarkan program di lingkungan internal.
e.Menilai program beserta isinya:
1.Penilaian oleh pengguna
2.Menilai validitas dan reliabilitas isi.
f.Melakukan pemeliharaan site yang sedang berjalan:
1.Memasukkan pembaruan teknologi
2.Penjadwalan dan membuat evaluasi
3. Tuntutan kemampuan guru
Untuk
bisa menyelenggarakan pendidikan yang berbasis web guru harus memiliki:
1).memiliki sikap positif terhadap Teknologi Informasi (TI) (positive attitudes to IT);
2).memahami potensi pendidikan dalam TI (understanding the educational potential of IT);
3).mampu menggunakan TI dalam kurikulum secara efektif (ability to use IT effectively in curriculum);
4).mampu mengelola penggunaan TI di dalam kelas (ability to manage IT use in the classroom);
5).mampu menilai penggunaan TI (ability to evaluate IT use);
6).mampu meyakinkan adanya perbedaan dan kemajuan (ability to ensure differentiation and progression);
7).memiliki kemampuan teknis untuk menggunakan TI serta selalu memperbarui kemampuan yang telah dimiliki (technical capability to use an appropiate range of IT resource and up date
1).memiliki sikap positif terhadap Teknologi Informasi (TI) (positive attitudes to IT);
2).memahami potensi pendidikan dalam TI (understanding the educational potential of IT);
3).mampu menggunakan TI dalam kurikulum secara efektif (ability to use IT effectively in curriculum);
4).mampu mengelola penggunaan TI di dalam kelas (ability to manage IT use in the classroom);
5).mampu menilai penggunaan TI (ability to evaluate IT use);
6).mampu meyakinkan adanya perbedaan dan kemajuan (ability to ensure differentiation and progression);
7).memiliki kemampuan teknis untuk menggunakan TI serta selalu memperbarui kemampuan yang telah dimiliki (technical capability to use an appropiate range of IT resource and up date
Sementara itu,the International
Society for Technology in Education (ISTE) pada tahun 1999 merekomendasikan
Foundation in Technology for All Teacher:Foundation Standard (Lowther
et.al.2000:132).Dalam standar ini mengindikasikan bahwa para guru harus:
1.memiliki
pemahaman umum dan kemampuan teknologi
2.mampu
menggunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan dalam kehidupan profesional
dan personal.
3.Bisa
mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum secara efektif.
Agar guru/dosen bisa memiliki kemampuan sesuai dengan
standar di atas,LPTK penting untuk menyusun program pendidikan yang sesuai
dengan tuntutanmFoundation Standar di atas.Dalam hal ini Abbey (2000:132)
menegaskan,
“Therefore,it is critical that today’s teacher education programs be modified to ensure that graduating students prosses the essential knowledge,skills,and understanding needed to effectievely use Web-based education in a setting that fosters growh and learning”.
“Therefore,it is critical that today’s teacher education programs be modified to ensure that graduating students prosses the essential knowledge,skills,and understanding needed to effectievely use Web-based education in a setting that fosters growh and learning”.
F. Pendekatan Instruksional yang Bisa
Diterapkan untuk Melaksanakan Pendidikan Berbasis TIK
Menurut
Lowther, et.al.,beberapa teori belajar yang perlu dipahami untuk dijadikan
landasan bagi pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK di LPTK di antaranya
adalah,”constructivisme dari Bruner
(1999),anchored instrution dari CTGV
(1993),cognitive apprenticeship dari
Brown et.al.(1993),dan multiple
intelegences dari Gardner (1993).Teori-teori belajar tersebut diterapkan
tidak secara sendiri-sendiri tapi harus diterapkan secara terintegrasi (multiple).
Sedangkan dalam hal pendekatan instruksional,Lowther,et.al. mengajukan beberapa metode pembelajaran untuk membentuk kemampuan calon guru dalam menggunakan pendidikan berbasis web dan teknologi lainnya di LPTK.yaitu:simulated K-12 technology classroom;modeling;observing/participating in technology setting;learning technology skill;and reflective practices.
Sedangkan dalam hal pendekatan instruksional,Lowther,et.al. mengajukan beberapa metode pembelajaran untuk membentuk kemampuan calon guru dalam menggunakan pendidikan berbasis web dan teknologi lainnya di LPTK.yaitu:simulated K-12 technology classroom;modeling;observing/participating in technology setting;learning technology skill;and reflective practices.
Berikut ini tabel penjelasan yenyang pendekatan pembelajaran
untuk mencapai kemampuan mahasiswa keguruan dalam melaksanakan pendidikan
berbasis web beserta guidelines pelaksanaanya.
Masing-masing pendekatan memiliki kekuatan atau kecocokan
untuk membentuk suatu jenis kemampuan tertentu,sehingga untuk membentuk
kemampuan guru yang komprehensif, secara rasional menuntut penerapan pendekatan-pendekatan
secara terintegrasi dan proporsional.Artinya pendekatan satu dengan yang
lainnya harus saling melengkapi untuk membentuk kemampuan mengelola proses
pendidikan berbasis web secara holistik.
Instructional
Approaches (Lowther.ey.al.,2000:141)
|
Approach
|
Guidelines
|
|
Simulated K-12 technology classroom
|
Dalam pelaksanaan pembelajaran jenis ini harus mengikuti
beberapa syarat berikut:
AKelas memiliki 3-6 komputer AMahasiswa keguruan dianggap dan memerankan siswa K-12 APelajaran berbasis masalah(problem-based) APelajaran melibatkan kolaborasi AMahasiswa melakukan pergantian peran dan aktifitas AMahasiswa mengalami,menggunakan komputer sebagai alat AMahasiswa mengalami memecahkan masalah teknis |
|
Modelling
|
Guru berperan seperti di bawah ini,bahkan ketika
melaksanakn simulated K-12 Technology Classroom:
ASebagai fasilitator APengelola pergantian/rotasi peran mahasiswa dalam berbagai aktifitas yang dilakukan APemecah masalah teknis |
|
Observing/Participating in Technology Setting
|
Observasi dilakukan dengan:
ATidak menonjolkan penggunaan teknologi kepada kepada siswa K-12 ATidak mengancam karena kemampuan teknologi siswa tidak merupakan bagian yang perlu di observasi
Partisipasi:
ADilakukan dalam suasana yang terbuka AMahasiswa keguruan membantu ketika skill dan kapabilitas mereka sesuai dengan kebutuhan. |
|
Learning Technology Skill
|
Ada dua pendekatan yang bisa dipilih:
AMengajarkan kemampuan teknologi terlebih dahulu,kemudian mengajarkan bagaimana mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran AMengajarkan kemampuan teknologi sesuai kebutuhan ketika menggunakan teknologi sebagai alat belajar |
|
Reflective Practice
|
Melakukan reflektif atas praktik/kegiatan yang telah
dilakukan:
AMendorong pengembangan metakognitif AMembantu perkembangan rasa self-efficacy AMembimbing kegiatan penelitian |
DAFTAR
PUSTAKA
Pembelajaran
Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi ( pengembangan profesionalitas
guru): TIK sebagai Sarana Komunikasi Guru dan Siswa:Dr. Rusman, M.Pd , Dr. Deni
Kurniawan, M.Pd , Cepi Riyana, M.Pd
Haryanto, Edy.
(2008). Teknologi Informasi dan Komunikasi: Konsep dan Perkembangannya. Pemanfaatan
Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar